TCP-IP: Deriz

Membuat business plan….(lagi)

Posted in Bisnis Indonesia Online, Posting Indonesia, Simply me by syahpatria on January 4th, 2008

Setelah pergantian tahun, saya pikir sudah tidak ada lagi tugas-tugas perencanaan tahunan yang menyita waktu hampir dua bulan terakhir penghujung tahun 2007. Perencanaan yang paling bikin pusing waktu itu adalah membuat business plan untuk layanan online, terutama pada bagian menerjemahkan visi-misi-action plan dalam PowerPoint ke dalam bahasa keuangan di Excel.

Ternyata masih ada satu business plan lagi yang harus saya buat, kali ini untuk layanan mobile. Ini lebih sulit dibandingkan layanan online karena masih relatif baru di Indonesia sehingga sulit mendapatkan data-data lokal. Dari penelusuran di Google, ternyata model bisnis layanan online dan mobile itu juga ada perbedaan, demikian dengan teknologinya. Layanan mobile teknologinya jauh lebih rumit daripada layanan online.

Kalau data-data yang kita gunakan dalam business plan tidak bisa diandalkan, maka bisnis yang akan kita rencanakan termasuk bisnis berisiko tinggi. Namun menurut saya, kesulitan mencari data yang akurat itu wajar saja dalam bisnis yang berbasis teknologi, apalagi yang mengandalkan teknologi relatif baru. Namanya juga sesuatu yang baru.

Nah, kalau bisnis kita tergolong berisiko tinggi, maka dalam business plan harus dijelaskan betul risikonya dan bagaimana mengelola dan menanggulanginya. Tingkat risiko ini lalu jangan disamakan dengan tingkat kelayakan bisnis. Bisnis yang berisiko tinggi belum tentu tidak layak (feasible). Dari logika bisnisnya bisa saja sebuah bisnis itu sebenarnya layak dijalankan, hanya saja asumsi-asumsinya bisa meleset karena itu tadi, ketiadaan data. Dan ini yang harus dijelaskan kepada calon investor.

One Response to 'Membuat business plan….(lagi)'

Subscribe to comments with RSS or TrackBack to 'Membuat business plan….(lagi)'.

  1. Hedwig™ said, on January 23rd, 2008 at 1:40 pm

    harusnya gampang lho.. banyak orang pintar memperkirakan pasar mobile di Indonesia 2008 mencapai RP 7T. Tinggal buat berdasarkan basis pelanggan saja :)
    have a nice try

Leave a Reply